Sang Pemimpi dan Inspirasi


Oleh : Iwan Soebakree*

Judul Buku       : Sang Pemimpi
Penulis              : Andrea Hirata
Penerbit            : Bentang Pustaka

Buku ini merupakan sequel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi yang ditulis Andrea Hirata. Terlepas dari segala kekurangan dan kelebihan buku ini, semua pembaca novel ini menyepakati bahwa Sang Pemimpi sangat inspiratif. Buku ini seakan meneruskan kesukesan Laskar Pelangi yang terbit sebelumnya. Sesuai dengan judulnya “Sang Pemimpi” yang menceritakan kisah para perajut Mimpi dari Tanah Belitong. Mereka adalah Ikal (dewasa), Arai dan Jimbron. Tetap menampilkan sebuah kesederhanaan seperti halnya Laskar Pelangi, namun penuh semangat juang dalam meraih mimpi-mimpi mereka.

Pada saat anda membaca awal dari buku ini, mungkin anda akan tertawa dan menggeleng-gelengkan kepala membaca kekonyolan dan kenakalan dari tokoh-tokoh didalamnya. Sampai-sampai sebutan “berandal” disematkan kepada mereka. Keanggunan bahasa dan segala daya tariknya mampu menyedot anda kedalam dunia mereka, sehingga seakan-akan anda dapat merasakan menjadi bagian dari cerita. Sempat saya tertawa terpingkal-pingkal melihat tingkah jimbron yang tergila-gila dengan kuda, trenyuh melihat kepedulian seorang Arai terhadap sesamanya. Sesuatu hal yang jarang terjadi dalam kehidupan sekarang.

Potret-potret kecil perjalanan mereka yang memiliki efek filosofis dan sarat akan pesan moral, akan langsung menusuk kedalam sanubari anda. Selingan humor yang kadangkala muncul, dibalut dengan keadaan yang serba tidak berdaya, terasa halus, sehingga tanpa terasa anda akan tertawa sekaligus menangis. Namun, arti perjuangan hidup dalam kemiskinan yang membelit dan cita-cita yang gagah berani dalam kisah dua orang tokoh utama buku ini: Arai dan Ikal akan menuntun Anda melihat ke dalam diri sendiri, memantik semangat anda, sehingga akhirnya anda berani berkata “Tidak” pada semua keputusasaan dan tak akan menyerah pada segala ketakberdayaan karena keadaan.

Keteguhan dan semangat pantang menyerah mereka, akhirnya mampu mengantar mereka ke Altar Samudra Ilmu di Universitas de Sorbonne, Paris. Adalah Pak Balia, yang telah menancapkan mimpi Ikal dan Arai akan tempat tersebut. Seorang guru Bahasa Indonesia yang tak henti-hentinya mendorong semua siswanya untuk bermimpi dan bercita-cita. Sebagai pengajar, saya salut pada tokoh tersebut. Kadangkala saya berpikir, apa metode yang digunakan beliau sehingga siswa-siswinya tahu kata-kata mutiara yang berasal dari tokoh-tokoh kelas dunia semacam Eisntein, Douglas McArthur? Artinya budaya membaca telah mengakar dalam kultur siswa-siswi tersebut.

Jalinan kisah yang dibangun secara indah oleh sang penulis serasa membius kita untuk mengenal tanah Belitong, kehidupan anak melayu pulau yang memaknai kesengsaraan dalam kehidupan dengan keteguhan bekerja dan merajut impian. Tak lupa sang penulis juga memberikan bumbu-bumbu asmara yang cukup menghibur dan terkadang menggelikan serta dibalut aura keteguhan dalam sosok Arai yang pantang menyerah. Sementara kegelian lain dihadirkan pula dalam sosok Jimbron yang lemah, lugu, unik namun setia kawan dan rela berkorban. Celengan kuda pun, dia berikan pada Arai dan Ikal, dan berkata,”Semoga kuda-kuda ini dapat mengantarkan kalian untuk meraih impian.”
Tokoh sentral dalam cerita ini, si Ikal, menyajikan karakter yang manusiawi, yang berusaha untuk survive dan bangkit di tengah keterpurukannya, yang belajar dari segala sesuatu di sekelilingnya. Dalam perjalanan meraih mimpinya, sempat jatuh, putus asa, namun bangkit lagi. Nah, bagi anda para pelajar, sangat saya sarankan untuk membaca buku ini, sehingga impian yang pernah anda punya tidak hilang karena perubahan jaman dan pengaruh lingkungan. Semoga buku ini dapat bermanfaat!

Selamat membaca!

*Wakil Ketua Perpustakaan Bersama Gresik dan masih aktif sebagai pengajar di salah satu lembaga pendidikan swasta di Surabaya.

4 Responses to Sang Pemimpi dan Inspirasi

  1. Kang1ye says:

    buku yang wajib di baca tentunya gan, agar kita semua semangat dalam mewujudkan mimpi kita,
    mari wujudkan mimpi bersama propolis melia nature semua pasti bisa.

    oya gan linknya dah di pasang di blog ane trims

  2. Thanks for any other wonderful article. Where else may just anyone get
    that type of information in such an ideal means of writing?

    I have a presentation next week, and I am on the
    look for such info.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: